Ads 728x90

[Studi Kasus] Konsep dan Pola Pikir Menginput Kegiatan pada Aplikasi SisKeuDes

close
Pola pikir dan konsep Aplikasi SisKeuDes dalam membuat APBDes sedikit mempunyai pola dan konsep yang berbeda dibanding penyusunan menggunakan manual. Berikut kami sajikan contoh kasus penyusunan APBDes menggunakan SisKeuDes.

Contoh kasus menjembatani usulan musdes bidang pemberdayaan ke siskeudes

  • Karangtaruna mengusulkan pelatihan budidaya lele 
  • PKK mengusulkan pelatihan menjahit 
  • Kelompok Tani mengusulkan pelatihan pupuk organik 
  • Kelompok Ternak mengusulkan pelatihan indigofera 

maka dalam siskeudes, jika tidak ditemukan jenis kegiatan yang pas/ spesifik , bisa masuk ke kegiatan pemberdayaan peningkatan perekonomian masyarakat.

Rincian anggaran bagaimana?

Misalkan tiap2 kelompok (4 kelompok) tadi peserta pelatihan 20 orang, 2 narsum, 3 panitia, Cukup masukkan sebagai berikut
Anggaran Snack (4 x 25) = 100 snack
Anggaran Makan Siang (4 x 25) = 100 makan siang
Anggaran Bahan Pelatihan (4 x 20) = 80 paket
Anggaran Narasumber (4 x 2) = 8 narasumber

Tanpa perlu menyebutkan jenis kegiatan pelatihan secara spesifik.

Jika khawatir ada kegiatan lain yang belum masuk, atau ditengah tahun 2018 ada usulan kegiatan pelatihan lain, tinggal dikalikan saja jumlah yang dibutuhkan (sebagai antisipasi). Sangat fleksibel bukan?
Mari gunakan frame yang lebih luas dalam penerapan anggaran, khususnya masalah administrasi, agar tidak terjebak dalam kejumudan, tapi tetap efektif dan efisien
Catatan: Jika ada perubahan keinginan jenis pelatihan oleh masyarakat, maka tidak mengapa, selama anggarannya masih ada. Misalnya karangtaruna tiba2 berubah ingin pelatihan bengkel.
Share on :